Penting untuk WNI Indonesia TIDAK termasuk daftar bebas visa 30 hari. Anda hanya bisa masuk tanpa visa lewat transit 240 jam (10 hari) jika terbang lanjut ke negara ketiga. Kunjungan langsung ke China (pulang-pergi) memerlukan visa.

Sebagian besar pengunjung masuk ke China lewat salah satu dari tiga cara: transit bebas visa 240 jam, tinggal bebas visa 30 hari, atau visa penuh. Mana yang menjadi milik Anda bergantung pada paspor dan tiket Anda — bukan pada seberapa lama Anda ingin tinggal.

Aturannya dalam satu kalimat Paspor dan tiket pesawat Anda menentukan segalanya. Jika negara Anda ada di daftar bebas visa dan Anda hanya lewat, mungkin Anda tidak butuh apa pun sama sekali.

Tiga rutenya

  1. Transit bebas visa 240 jam — untuk 57 negara yang terbang melintasi China menuju negara ketiga.
  2. Tinggal bebas visa 30 hari — untuk sekitar 50 negara, tanpa perlu tiket lanjutan.
  3. Visa penuh — untuk semua orang lainnya, atau jika Anda tinggal lebih lama atau bekerja.

Rute 1 — Transit bebas visa 240 jam

China mengizinkan warga dari 57 negara untuk transit hingga 240 jam (10 hari) tanpa visa. Syaratnya ada pada kata transit: Anda harus terbang lanjut ke negara atau wilayah ketiga, dengan tiket terkonfirmasi.

Ini rute termudah untuk perjalanan singgah: mendarat di Shanghai, menghabiskan seminggu, lalu terbang lanjut ke Jepang. Tanpa permohonan, tanpa biaya.

Negara yang memenuhi syarat (57) — per Agustus 2026

Eropa (40): Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Monako, Rusia, Britania Raya, Irlandia, Siprus, Bulgaria, Rumania, Ukraina, Serbia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Makedonia Utara, Albania, Belarus, Norwegia.

Amerika (6): Amerika Serikat, Kanada, Brasil, Meksiko, Argentina, Cile.

Asia (9): Korea Selatan, Jepang, Singapura, Brunei, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Kirgistan, Vietnam.

Oseania (2): Australia, Selandia Baru.

Sumber: Administrasi Imigrasi Nasional (国家移民管理局) — Kebijakan Transit Bebas Visa

65 pelabuhan masuk & keluar

Bandara — Beijing Capital & Daxing, Tianjin Binhai, Shanghai Pudong & Hongqiao, Guangzhou, Shenzhen, Jieyang, Chengdu Shuangliu & Tianfu, Chongqing, Hangzhou, Ningbo, Wenzhou, Yiwu, Xi'an, Kunming, Lijiang, Xiamen, Fuzhou, Quanzhou, Wuyishan, Qingdao, Jinan, Yantai, Weihai, Nanjing, Wuxi, Yangzhou, Wuhan, Changsha, Zhangjiajie, Zhengzhou, Shenyang, Dalian, Harbin, Sanya, Haikou, Nanning, Guilin, Beihai, Guiyang, Taiyuan, Shijiazhuang, Hefei, Huangshan, Nanchang.

Pelabuhan laut — Shanghai, Tianjin, Qingdao, Dalian, Xiamen, Shenzhen Shekou, Guangzhou Nansha, Qinhuangdao, Lianyungang, Wenzhou, Zhoushan, Beihai, Zhongshan, Terminal Feri Pazhou (Guangzhou).

Pelabuhan kereta api & darat — Stasiun Hong Kong West Kowloon, Mohan (jalur kereta China–Laos), Hengqin, Pelabuhan Zhuhai Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Makau.

Sumber: Administrasi Imigrasi Nasional (国家移民管理局) — Kebijakan Transit Bebas Visa

Rute 2 — Tinggal bebas visa 30 hari

China secara sepihak memberikan tinggal bebas visa 30 hari kepada warga dari 50 negara — tanpa tiket lanjutan, tanpa negara ketiga, cukup tiba dan tinggal hingga 30 hari. Ini telah diperpanjang beberapa kali. Bagi sebagian besar dari 50 negara ini berlaku hingga akhir 2026; Rusia hingga akhir 2027, dan Brunei tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

Negara yang memenuhi syarat (50) — per Februari 2026

Eropa (35): Andorra, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Luksemburg, Malta, Monako, Montenegro, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Britania Raya.

Asia (7): Bahrain, Brunei, Jepang, Kuwait, Oman, Korea Selatan, Arab Saudi.

Amerika (6): Argentina, Brasil, Kanada, Cile, Peru, Uruguay.

Oseania (2): Australia, Selandia Baru.

Sumber: Administrasi Imigrasi Nasional (国家移民管理局) — Kebijakan Bebas Visa Sepihak

Rute 3 — Visa penuh

Anda butuh visa sungguhan jika kewarganegaraan Anda tidak ada di salah satu daftar, Anda tinggal melewati masa bebas, atau Anda datang untuk bekerja, belajar, atau tinggal jangka panjang. Jenis turis yang umum adalah visa L.

Jawab tiga pertanyaan

  1. Apakah paspor Anda salah satu dari 57 negara transit? Jika ya dan Anda terbang lanjut ke negara ketiga, Anda berada di Rute 1.
  2. Apakah negara Anda ada di daftar bebas visa ~50 negara? Jika ya dan Anda tinggal 30 hari atau kurang, Anda berada di Rute 2.
  3. Tinggal lebih lama, bekerja, atau tidak ada di kedua daftar? Maka itu Rute 3 — mulai ajukan permohonan visa sekarang.
Tidak yakin rute mana milik Anda?

Jawab enam pertanyaan dan dapatkan jawaban langsung — bebas visa, bebas visa dengan syarat, atau perlu visa — plus pintu masuk mana dari 65 yang bisa Anda pakai.

Buka pemeriksa visa →

RuteSiapaBerapa lamaTiket lanjutan?Bisa diperpanjang?
Transit 240 jam57 negara10 hariYa — negara ketigaTidak
Bebas visa 30 hari~50 negara30 hariTidakTidak
Visa penuhSemua orangHingga 90 hari+TidakKadang-kadang
Daftar ini bisa berubah Daftar bebas visa dan jumlah pelabuhan telah berubah beberapa kali pada 2025–2026. Sebelum memesan, konfirmasi status negara Anda di situs Administrasi Imigrasi Nasional (国家移民管理局) (nia.gov.cn) atau dengan kedutaan China — bukan dari blog sembarangan.

Sebelum terbang

Intinya

Untuk sebagian besar perjalanan singkat oleh negara bebas visa, Anda hanya butuh paspor yang masih berlaku. Konfirmasi daftar negara Anda, simpan tiket dan alamat hotel secara offline, dan urusan visa selesai sebelum Anda naik pesawat.